OLEH KH. Abdullah Habib Faqih
Bila kamu memperhatikan kehidupan rumput di halaman pondokmu atau di
sawah belakang sekolahanmu, maka kamu akan dapatkan padanya keteladanan
daya survive yang tinggi.
Rumput mengajarkan banyak keteladanan, utamanya mental ketahanan dan
kesuksesan. Setiap hari ia diinjak-injak, disabit, bahkan dicabut dari
tanah, tapi esok harinya tumbuh kembali. Rumput tidak akan mati hanya
dengan sekali injak, bahkan ribuan kaki menginjaknya setiap hari ia akan
tetap hidup dan tetap bangkit. Itulah mental pemenang.
Seorang
santri yang ingin sukses dalam menuntut ilmu harus memiliki ketahanan
mental dalam menghadapi berbagai macam cobaan, ujian, rintangan,
halangan, gangguan bahkan jutaan problem yang selalu datang. Ia tetap
tersenyum meskipun merasa tidak nyaman, jiwanya tertekan atau bahkan
tidak krasan. Ia selalu bisa menghibur diri sendiri. Ia tetap bergembira
saat diterpa rindu pada orang tua. Ia bisa bangkit dari tekanan sumpek
yang menghimpitnya. Ia adalah rumput yang akan selalu tumbuh meskipun
selalu diinjak.
Kumpulan Status FP Laskar Nabawi... ( Stasiun Para Pemuda Pecinta Rasulullah S.A.W. dengan Nuansa Ahlussunnah Wal Jama'ah )
TATA CARA (ADAB) TIDUR DAN BANGUN TIDUR
وإذا أردت النوم فاضطجع على جنبك الأيمن مستقبلاً للقبلة تائباً من جميع الذنوب عازماً على قيام الليل
Apabila hendak tidur, miringkanlah tubuh anda dengan lambung kanan dibawah dan posisi tubuh menghadap kiblat, seraya bertobat kepada Allah dari semua dosa, dan berniat hendak bangun ditengah malam guna menunaikan ibadah malam!
Lalu bacalah amalan-amalan sunnah ini sebelum tidur:
1. Membaca doa ini 3x :
باسمك اللهم ربي وضعت جنبي وباسمك أرفعه فاغفر لي ذنبي، اللهم قني عذابك يوم تجمع عبادك
Bismikallaahumma robbii wadho’tu janbii wa bismika arfa’uhu faghfirlii dzanbii, Allohumma qinnii ‘adzaabaka yauma tajma’u ‘ibaadaka 3x.
Kelembutan Baginda Rasulullah SAW
'Aisyah r.a pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu
'alaihi Wasallam : "Apakah ada hari yang engkau rasakan lebih berat daripada hari peperangan Uhud?
" Beliau menjawab:
"Aku telah mengalami berbagai peristiwa dari kaummu, yang paling berat kurasakan adalah pada hari 'Aqabah, ketika aku menawarkan dakwah ini kepada Abdu Yalail bin Abdi Kalaal namun dia tidak merespon keinginanku. Akupun kembali dengan wajah kecewa. Aku terus berjalan dan baru tersadar ketika telah sampai di Qornuts Tsa'alib (sebuah gunung di kota Makkah). Aku tengadahkan wajahku, kulihat segumpal awan tengah memayungiku. Aku perhatikan dengan saksama, ternyata Malaikat Jibril ada di sana.
Keindahan Wajah Baginda Rasulullah SAW
keindahan wajah Rasul
--------------------------
Dijelaskan di dalam buku "
Muhammad Insan Al Kamil" oleh Al allamah Al Musnid Al Habib Muhammad bin 'Alawy Al Maliki tentang perbedaan wajah nabiyullah Yusuf As dengan wajah nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Sebagaimana dahulu di masa nabi Yusuf para wanita memotong jari-jarinya karena indahnya wajah nabi Yusuf As, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah:
فَلَمَّا رَأَيْنَهُ أَكْبَرْنَهُ وَقَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ وَقُلْنَ حَاشَ لِلَّهِ مَا هَذَا بَشَرًا إِنْ هَذَا إِلَّا مَلَكٌ كَرِيمٌ ( يوسف: 31 )
"Ketika perempuan-perempuan itu melihatnya , mereka terpesona kepada (keelokan rupanya) dan mereka (tanpa sadar) melukai tangannya sendiri, seraya berkata: "Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia, sungguh ini adalah malaikat yang sempurna" (QS. Yusuf : 31 )
NILAI LUHUR SEBUTIR NASI
Mari coba kita hitung berapa banyak nasi yang terbuang setiap hari: Jumlah penduduk Indonesia ± 250.000.000 orang.
Kalau 1 hari 3x makan & sekali makan setiap orang membuang 1 butir nasi saja, berarti satiap hari ada 3 butir nasi yg dibuang tiap orang.
Maka: 3 butir x 250.000.000= 750.000.000 butir nasi terbuang setiap hari.
Ternyata setelah dihitung dalam 1 kg beras terdapat ± 50.000 butir, maka 750.000.000 / 50.000 = 15.000 kilogram (15 ton) beras dibuang tiap hari
Langganan:
Postingan (Atom)
