Adab Batiniah Dalam Dakwah

oleh : Guru Mulia kita Al-Habib Umar bin Hafidz

Bismillah....

Seperti dalam hadist Rosulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ , innamal a'malubinniat,
Sejalan dengan hadist Rosulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ yang berbunyi " Takwa itu terletak dΐ sini", seraya beliau menunjuk ke arah dadanya tiga kali, maka anda akan mengetahui bahwa adab/etika itulah yang paling penting dan paling utama serta anda layak untuk mengerahkan segala upaya untuk mencapai nya.
Adapun adab-adab memurnikan dan membersikan diri dari segala macam tujuan dan motivasi selain ridho Allah SWT yang maha agung, jangan sampai 'sesuatu yang lain' membawanya untuk mengucapkan satu kata dari uraian yang disampaikannya adalah keinginan untuk mendapat kedudukan dalam masyarakat, atau agar salah seseorang diantara mereka senang, atau mencari keuntungan dari salah seorang pendengar. Dengan demikian , ia menjadi jauh dari mengatakan sesuatu berdasarkan hawa nafsu.

Allah SWT berfirman :
ﻭﻟﺎ ﺗﺘﺒﻊ
ﺍﻟﻬﻮﻯ ﻓﻴﻀﻠﻚ ﻋﻦ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻥ
ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﻀﻠﻮﻥ ﻋﻦ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻬﻢ
ﻋﺬﺍﺏ ﺷﺪﻳﺪ ﺑﻤﺎ ﻧﺴﻮﺍ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺤﺴﺎﺏ
"....janganlah kamu mengikuti hawa nafsu,
karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan
Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat
darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat,
karena mereka melupakan hari perhitungan."
(QS: Shaad Ayat: 26)

Pemurnian dan pembersihan diri inilah yang disebut dengan ikhlas, yaitu bermakna mengeluarkan hati dari rasa takut terhadap orang lain juga rasa tamak (sangat menginginkan) terhadap mereka,
Allah SWT juga berfirman :
ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺒﻠﻐﻮﻥ ﺭﺳﺎﻻﺕ
ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻳﺨﺸﻮﻧﻪ ﻭﻻ
ﻳﺨﺸﻮﻥ ﺃﺣﺪﺍ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ
ﻭﻛﻔﻰ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﺣﺴﻴﺒﺎ
"orang-orang yang
menyampaikan risalah-risalah Allah,
mereka takut kepada-Nya dan mereka
tiada merasa takut kepada seorang (pun)
selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah
sebagai Pembuat Perhitungan."(QS. 33:39)

Juga dalam firman Allah SWT yang lain :
ﻭﻣﺎ ﺃﻣﺮﻭﺍ ﺇﻟﺎ ﻟﻴﻌﺒﺪﻭﺍ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﺨﻠﺼﻴﻦ ﻟﻪ
 ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺣﻨﻔﺎﺀ ﻭﻳﻘﻴﻤﻮﺍ ﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﻳﺆﺗﻮﺍ
ﺍﻟﺰﻛﺎﺓ ﻭﺫﻟﻚ ﺩﻳﻦ ﺍﻟﻘﻴﻤﺔ
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya
menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan
kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang
lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan
menunaikan zakat; dan yang demikian itulah
agama yang lurus."(QS: Al-Bayyinah Ayat: 5)

Dan diriwayatkan dari Abu Ummah ra, bahwa seseorang laki-laki mendatangi Rosulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ lalu berkata, " Bagaimana pendapat tuan tentang seseorng yang berperang di jalan Allah SWT, mencari (pahala) mencari akhirat juga dan nama baik, (dΐ dunia ini) apakah yang ia dapat...? "Rosulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ menjawab, " dia tidak mendapat apapun "
Kemudian rosulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ bersabda :
"Sesungguh nya Allah Aza Wajallan , tidak akan menerima amal ibadah, selain yang ikhlas, dan mengharap ridhoNya " ( Hadist hasan , riwayat Abu Daud , dan annasa'i

Sahl bin Abdullah at-tsauri sungguh telah berkata,
" Semua manusia adalah (ibarat orang yang) mati kecuali ulama, para ulama adalah (ibarat orang yang) mabuk kecuali mereka yang mengamal kan ilmunya, tertipu dan terpedaya kecuali mereka yang ikhlas, dan mereka yang ikhlas pun berada dalam rasa takut ,sehingga diketahui secara pasti apa akhir hidup mereka."

صلوا علىالنبي
" Semua yang dari hati, maka akan sampai ke hati "